Halo teman-teman.. sekarang sudah ada website yang menyediakan layanan chatting gratis via webcam khusus Indonesia. Disana kamu bisa milih umur dan chatting live secara gratis.. Penasaran bukan? langsung saja. klik http://webcam.web.id/

1. Istana ini tidak menetapkan dress code secara resmi, tetapi tidak ada satu orang pun yang mengunjungi dengan jeans lusuh juga. Kebanyakan orang yang diundang ke Istana Buckingham di siang hari akan mengenakan seragam kerja ataupun jas. Sedangkan di malam hari, tergantung dari tingkat formalitas, para pengunjung pria akan mengenakan dasi hitam atau putih. Jika para pria mengenakan dasi putih, maka para wanita akan mengenakan tiara.
2. Suatu ritual yang harus dilakukan setiap hari walaupun pada hari Natal adalah pembersihan kerakal (gravel) pekarangan dari istana ini. Kerakal ini dibersihkan dan dirapikan dengan perlengkapan mesin setiap pagi. Kemudian menjelang sore hari, akan diadakan lagi dua inspeksi, berjaga-jaga agar tidak kelihatan sampah bermunculan. Makanya Anda tidak perlu kaget jika melihat pekarangannya yang selalu kelihatan mulus.
3. Tempat dimana Istana Buckingham berdiri dulunya merupakan kebun pohon murbei (mulberry) yang ditanam oleh Raja James I, seorang raja pencinta buku yang memerintah selama tahun 1603 hingga 1625. Raja James juga menternak ulat sutera di istana tersebut. Tetapi, James memilih semak-semak murbei yang salah sehingga usahanya sia-sia.
4. Meskipun namanya adalah Istana Buckingham, tempat ini dulunya hanya merupakan ‘landasan’ bagi para aristokrat. Nama tempat ini diberikan pada abad ke-18 oleh politisi Tory: John Sheffield, Earl of Mulgrave dan Marquess of Normanby ketiga, yang merupakan Duke of Buckingham pada tahun 1703. Sang bangsawan ini pun membangun tempat yang dinamakan Rumah Buckingham untuk dirinya sendiri sebagai tempat berkumpul yang mewah di London.
5. Arsitek virtuoso John Nash kemudian mengubah Rumah Buckingham menjadi Istana Buckingham pada tahun 1820-an. Monarki pertama yang menggunakan kreasi Nash sebagai rumah resmi adalah Ratu Victoria yang pindah ke sini pada tahun 1837. Leluhur Victoria, William IV, menganggap ini sebagai tempat kumuh - sebagaimana para orang Inggris mengatakan dan malah menetap di tempat yang lebih umum yaitu Clarence House on The Mall.
6. Istana Buckingham secara desain sebenarnya lebih radikal daripada apa yang Anda bayangkan. Beberapa kamar bertemakan kebudayaan Cina. Beberapa perabotan dan dekorasi dipinjam dari gaya oriental berani Pangeran Regent Brighton Pavilion. Tetapi kemudian ini dijual oleh Ratu Victoria untuk membiayai pembangunan Istana Buckingham.
7. Monarki satu-satunya yang dilahirkan dan meninggal di Istana Buckingham adalah Edward VII, sang perokok yang juga pencipta kedamaian, yang hidup dari tahun 1841 hingga 1910. Jika Anda mengatakan Edward perlu pergi keluar dari sangkarnya lebih sering, beliau akan kesulitan untuk menemukan tempat yang begitu central dan menarik perhatian. Jika Anda tinggal di istana tersebut, Anda juga akan dapat merasakan detak jantung dari kota London.
8. Pernahkan Anda berpikir kenapa istana ini tidak dibom pada Perang Dunia ke-2? Sebenarnya, pemboman terjadi dengan sangat parah. Istana ini terpukul 9 kali. Beberapa kali, Raja George VI dan Ratu Elizabeth menghindar agar tidak terbunuh. Anda pasti berpikir lagi kenapa mereka tidak pindah dari tempat yang begitu menarik perhatian, bukan?
9. Selama pemboman tersebut, setidaknya nyawa seseorang menjadi korban, yaitu PC Steve Robertson, seorang polisi yang sedang berdinas di istana. PC Steve Robertson terkena sisa puing-puing yang beterbangan pada 8 Maret 1941 ketika bagian utara dari istana ini dihancurkan. Terdapat sebuah logam pipih di kebun untuk mengenang beliau.
10. Jika batere ponsel Anda habis dan Anda tidak tahu waktu setempat di Istana Buckingham, rileks saja. Tempat bersejarah ini memiliki lebih dari 350 buah jam. 2 orang ahli jam akan memutar kembali jam nya setiap minggu agar jam-jam tersebut semuanya terawat.
Artikel ini diAmbil Dari => http://haxims.blogspot.com/
London merupakan kota terbesar dan paling padat penduduknya di area metropolitan Inggris. Sebagai pusat Inggris, London tentunya banyak menyimpan sejarah dan tempat-tempat menarik untuk dikunjungi. Jika Anda berkesempatan datang ke London, beberapa tempat dan kegiatan menarik di bawah ini bisa Anda kunjungi.
1. Menara London

Menara London yang terletak di pusat London merupakan peninggalan sejarah dan telah melayani keluarga kerajaan selama ratusan tahun. Selain itu menara ini juga pernah menjadi penjara, gudang senjata, dan bahkan kebun binatang. Menara ini juga merupakan rumah bagi mahkota kerajaan yang yang bisa Anda lihat. Menara ini buka dari hari Selasa sampai Sabtu mulai pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Dengan biaya masuk 17 Euro (sekitar Rp..230 ribu) Anda bisa mengunjungi salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan ini.
2. Tower Bridge di London

Sebuah struktur dan situs yang paling mengesankan di ibukota, Tower Bridge di London telah berdiri di Sungai Thames sejak 1894 dan merupakan salah satu landmark yang paling dikenal di dunia. Di sini Anda bisa melihat mekanisme dan panel informasi menjelaskan tentang teknologi yang digunakan selama bertahun-tahun untuk menjaga Tower Bridge bergerak. Anda bisa mengunjungi tempat ini setiap hari mulai dari pukul 10.00-18.30 dengan membayar uang 7 Euro (sekitar Rp.95 ribu).
3. Katedral St Paul

Anda bisa mengalami dan merasakan kejayaan Katedral St Paul's yang telah menjadi ikon dan mendominasi pemandangan langit London. Tempat lain yang teletak 55 meter di atas Whispering Gallery adalah Golden Gallery yang menawarkan pemandangan menakjubkan dari pusat kota London bagi mereka yang mempunyai energi untuk menyusuri 530 tangga. Katedral ini buka dari Hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.30-17.00 waktu setempat dengan tiket masuk 12.5 Euro (sekitar Rp.170 ribu).
4. Benteng Windsor

Benteng Windsor merupakan benteng pendudukan tertua dan terbesar di dunia. Benteng ini dibangun 900 tahun yang lalu dan lantainya meliputi 480.00 meter persegi. Benteng ini dikelilingi beberapa taman yang indah dan pemandangan desa. Benteng ini berada di pinggiran kota London dan Anda dapat sampai ke sana sekitar 30 menit dari stasiun kereta Paddington. Benteng ini buka setiap hari mulai pukul 09.45-17.15 waktu setempat dengan tiket masuk 16 euro (sekitar Rp.220 ribu).
5. Hampton Court Palace

Hampton Court palace adalah bekas kediaman Raja Henry VIII yang flamboyan. Dia memperluas dan mengembangkan istana megah ini setelah memperolehnya di tahun 1520-an. Istana kerajaan yang terletak di barat daya London ini banyak memiliki perabotan istana yang menakjubkan, permadani dan lukisan. Di dalamnya juga ada kebun seluas 60 hektar yang meliputi labirin terkenal dan Great Vine. Istana ini buka setiap hari mualai pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Dengan mengeluarkan uang 14 Euro (sekitar Rp.190 ribu), Anda sudah bisa berkeliling di Istana ini.
6. Istana Kensington

Istana Kensington di London ini telah dibentuk oleh generasi perempuan kerajaan dari Queen Mary ke Victoria dan baru-baru ini Diana, Princess of Wales. Istana ini memiliki beberapa taman dengan gaya elegan seperti Sunken Garden, sebuah oasis yang tenang dan nyaman dan merupakan tempat yang tepat untuk bertamasya di hari sibuk. Istana ini merupakan tuan rumah dari berbagai pameran yang menarik sepanjang tahun yang buka setiap hari dari pukul 10.00-18.00 waktu setempat dengan tiket masuk 12.5 Euro (sekitar Rp.170 ribu).
7. Kebun binatang ZSL London

Kebun binatang ini dibuka tahun 1828 dan merupakan kebun binatang ilmiah tertua di dunia. Saat ini kebun binatang yang terletak di Regent's Park, London ini merupakan rumah bagi 650 spesies binatang yang berbeda, dan hanya di kebun binatang ini Anda bisa merasakan pengalaman dengan binatang besar seperti jerapah dan gorila. Dengan lebih dari 12.000 sebagai koleksinya, Anda tentu tidak akan kecewa bila mengunjungi tempat ini. Kebun binatang ini buka setiap hari mulai jam 10.00-18.00 waktu setempat dan Anda dikenakan tiket masuk 18 euro (sekitar Rp.. 250 ribu). © haxims.blogspot.com
8. Shakespeare's Globe Theatre

Anda bisa mengunjungi tempat yang spektakuler ini di Soutwark, tepi Selatan Sungai Thames. Tempat ini merupakan sebuah taman bermain anak terbuka dimana penulis drama, Shakespeare, banyak menulis drama terbesarnya di sini. Tempat ini secara resmi dibuka tahun 1997. Teater Globe yang asli dibangun pada 1599 oleh perusahaan bermain, Lord Chamberlain's Men. Namun kemudian terbakar pada tanggal 29 Juni 1613. Teater ini dibangun kembali bulan Juni 1614 tapi secara resmi ditutup oleh tekanan pendapat Puritan pada 1642 dan penghancuran pada tahun 1644. Jika Anda ingin berkunjung teater ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Bagi orang dewasa dikenakan biaya 10.5 Euro (sekitar Rp.142 ribu) sedangkan anak-anak dikenakan biaya 6.5 euro (sekitar Rp.88 ribu).

9. Sungai Thames

Sebuah pelayaran menyusuri Sungai Thames adalah salah satu cara terbaik untuk melihat London. Anda dapat melihat pemandangan dan kemegahan kota besar ini dengan kenyamanan dari kapal pesiar. Semua kapal memiliki dek atas terbuka dan saloons rendah yang luas dengan panorama jendela. Kapal-kapal ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 waktu setempat dan Anda tinggal mengeluarkan uang 13,5 Euro (sekitar Rp.183 ribu) untuk bisa menaikinya dan melihat pemandangan kota yang spektakuler.
10. Menara Big Ben

Big Ben sejak lama telah menjadi ikon kota london. Sebuah menara jam besar yang berada di ujung Utara Istana Westminster di London ini merupakan menara jam tertinggi ketiga di dunia. Jika Anda ke London, Anda tidak mungkin melewatkan kesempatan melihat jam yang mulai berdetak tanggal 31 Mei tahun 1859 ini. Pada malam hari pemandangan menara setinggi 96,3 meter ini akan semakin indah karena dihiasi lampu-lampu kuning keemasan dari Istana Westminster. Big Ben pernah menjadi menara jam bersisi empat terbesar di dunia namun kemudian dikalahkan menara jam Allen-Bradley di Milwaukee, Wisconsin, AS.
Artikel ini diAmbil Dari => http://haxims.blogspot.com
1. Menara London

Menara London yang terletak di pusat London merupakan peninggalan sejarah dan telah melayani keluarga kerajaan selama ratusan tahun. Selain itu menara ini juga pernah menjadi penjara, gudang senjata, dan bahkan kebun binatang. Menara ini juga merupakan rumah bagi mahkota kerajaan yang yang bisa Anda lihat. Menara ini buka dari hari Selasa sampai Sabtu mulai pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Dengan biaya masuk 17 Euro (sekitar Rp..230 ribu) Anda bisa mengunjungi salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan ini.
2. Tower Bridge di London

Sebuah struktur dan situs yang paling mengesankan di ibukota, Tower Bridge di London telah berdiri di Sungai Thames sejak 1894 dan merupakan salah satu landmark yang paling dikenal di dunia. Di sini Anda bisa melihat mekanisme dan panel informasi menjelaskan tentang teknologi yang digunakan selama bertahun-tahun untuk menjaga Tower Bridge bergerak. Anda bisa mengunjungi tempat ini setiap hari mulai dari pukul 10.00-18.30 dengan membayar uang 7 Euro (sekitar Rp.95 ribu).
3. Katedral St Paul

Anda bisa mengalami dan merasakan kejayaan Katedral St Paul's yang telah menjadi ikon dan mendominasi pemandangan langit London. Tempat lain yang teletak 55 meter di atas Whispering Gallery adalah Golden Gallery yang menawarkan pemandangan menakjubkan dari pusat kota London bagi mereka yang mempunyai energi untuk menyusuri 530 tangga. Katedral ini buka dari Hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.30-17.00 waktu setempat dengan tiket masuk 12.5 Euro (sekitar Rp.170 ribu).
4. Benteng Windsor

Benteng Windsor merupakan benteng pendudukan tertua dan terbesar di dunia. Benteng ini dibangun 900 tahun yang lalu dan lantainya meliputi 480.00 meter persegi. Benteng ini dikelilingi beberapa taman yang indah dan pemandangan desa. Benteng ini berada di pinggiran kota London dan Anda dapat sampai ke sana sekitar 30 menit dari stasiun kereta Paddington. Benteng ini buka setiap hari mulai pukul 09.45-17.15 waktu setempat dengan tiket masuk 16 euro (sekitar Rp.220 ribu).
5. Hampton Court Palace

Hampton Court palace adalah bekas kediaman Raja Henry VIII yang flamboyan. Dia memperluas dan mengembangkan istana megah ini setelah memperolehnya di tahun 1520-an. Istana kerajaan yang terletak di barat daya London ini banyak memiliki perabotan istana yang menakjubkan, permadani dan lukisan. Di dalamnya juga ada kebun seluas 60 hektar yang meliputi labirin terkenal dan Great Vine. Istana ini buka setiap hari mualai pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Dengan mengeluarkan uang 14 Euro (sekitar Rp.190 ribu), Anda sudah bisa berkeliling di Istana ini.
6. Istana Kensington

Istana Kensington di London ini telah dibentuk oleh generasi perempuan kerajaan dari Queen Mary ke Victoria dan baru-baru ini Diana, Princess of Wales. Istana ini memiliki beberapa taman dengan gaya elegan seperti Sunken Garden, sebuah oasis yang tenang dan nyaman dan merupakan tempat yang tepat untuk bertamasya di hari sibuk. Istana ini merupakan tuan rumah dari berbagai pameran yang menarik sepanjang tahun yang buka setiap hari dari pukul 10.00-18.00 waktu setempat dengan tiket masuk 12.5 Euro (sekitar Rp.170 ribu).
7. Kebun binatang ZSL London

Kebun binatang ini dibuka tahun 1828 dan merupakan kebun binatang ilmiah tertua di dunia. Saat ini kebun binatang yang terletak di Regent's Park, London ini merupakan rumah bagi 650 spesies binatang yang berbeda, dan hanya di kebun binatang ini Anda bisa merasakan pengalaman dengan binatang besar seperti jerapah dan gorila. Dengan lebih dari 12.000 sebagai koleksinya, Anda tentu tidak akan kecewa bila mengunjungi tempat ini. Kebun binatang ini buka setiap hari mulai jam 10.00-18.00 waktu setempat dan Anda dikenakan tiket masuk 18 euro (sekitar Rp.. 250 ribu). © haxims.blogspot.com
8. Shakespeare's Globe Theatre

Anda bisa mengunjungi tempat yang spektakuler ini di Soutwark, tepi Selatan Sungai Thames. Tempat ini merupakan sebuah taman bermain anak terbuka dimana penulis drama, Shakespeare, banyak menulis drama terbesarnya di sini. Tempat ini secara resmi dibuka tahun 1997. Teater Globe yang asli dibangun pada 1599 oleh perusahaan bermain, Lord Chamberlain's Men. Namun kemudian terbakar pada tanggal 29 Juni 1613. Teater ini dibangun kembali bulan Juni 1614 tapi secara resmi ditutup oleh tekanan pendapat Puritan pada 1642 dan penghancuran pada tahun 1644. Jika Anda ingin berkunjung teater ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Bagi orang dewasa dikenakan biaya 10.5 Euro (sekitar Rp.142 ribu) sedangkan anak-anak dikenakan biaya 6.5 euro (sekitar Rp.88 ribu).

9. Sungai Thames

Sebuah pelayaran menyusuri Sungai Thames adalah salah satu cara terbaik untuk melihat London. Anda dapat melihat pemandangan dan kemegahan kota besar ini dengan kenyamanan dari kapal pesiar. Semua kapal memiliki dek atas terbuka dan saloons rendah yang luas dengan panorama jendela. Kapal-kapal ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 waktu setempat dan Anda tinggal mengeluarkan uang 13,5 Euro (sekitar Rp.183 ribu) untuk bisa menaikinya dan melihat pemandangan kota yang spektakuler.
10. Menara Big Ben

Big Ben sejak lama telah menjadi ikon kota london. Sebuah menara jam besar yang berada di ujung Utara Istana Westminster di London ini merupakan menara jam tertinggi ketiga di dunia. Jika Anda ke London, Anda tidak mungkin melewatkan kesempatan melihat jam yang mulai berdetak tanggal 31 Mei tahun 1859 ini. Pada malam hari pemandangan menara setinggi 96,3 meter ini akan semakin indah karena dihiasi lampu-lampu kuning keemasan dari Istana Westminster. Big Ben pernah menjadi menara jam bersisi empat terbesar di dunia namun kemudian dikalahkan menara jam Allen-Bradley di Milwaukee, Wisconsin, AS.
Artikel ini diAmbil Dari => http://haxims.blogspot.com
10. Penjara bawah tanah Benteng Vastenburg, Solo.

Benteng megah di tengah Kota Bengawan ini, sekarang tinggal seonggok bangunan yang tak berharga dan ditumbuhi rumput ilalang yang lebat. Dalam konteks morfologi perkotaan, benteng itu memiliki peranan penting yakni pusat hubungan Solo-Semarang. Kota Solo dalam periode XVIII-XIX, sebagai pusat perdagangan dan ditandai perkembangan kota kolonial. Uniknya, perkembangan ini tercipta dalam nuansa kekuasaan tradisionalistik Kerajaan Kasunanan Surakarta.
Di tempat itu, kekuatan pasukan Belanda dipusatkan. Konon, juga ada semacam bungker bawah tanah yang cukup luas di bawah benteng. Bungker tersebut digunakan untuk penjara para tawanan. Hal itulah yang membuat tempat tersebut tak dimungkinkan jika dijadikan bangunan bertingkat.
9. Penjara Bawah tanah Benteng Pendem, Cilacap.

Siapa sangka di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, seperti Cilacap menyimpan sebuah benteng yang sangat unik. Benteng itu bernama Benteng Pendem (Kusbatterij Op De lantong Te Tjilatjap) yang dulunya di tahun 1861 merupakan benteng pertahanan tentara Hindia Belanda saat menghadapi bangsa Indonesia.
Benteng di pesisir pantai Teluk Penyu ini menempati area seluas 6,5 hektare dengan beragam fasilitas wisata, seperti benteng, terowongan, landasan meriam, penjara bawah tanah, barak, ruang dapur, ruang senjata, jembatan kolam, gardu pos yang berisi peta strategi Belanda, kolam pemancingan, tempat istirahat, gazebo, ayunan dan sejumlah patung dinosaurus.
8. Penjara bawah tanah Benteng Malborough, Bengkulu.

Benteng Marlborough merupakan salah satu objek wisata sejarah yang terdapat di Kota Bengkulu. Objek wisata Benteng Marlborough terletak di Kelurahan Kampung Cina, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Benteng ini menjadi pusat kedudukan tentara Inggris di Bengkulu. Benteng berbentuk segi-empat dengan ukuran panjang 240 meter dan lebar 170 meter. Benteng ini didirikan oleh The Britsh East India Company pada tahun 1713 dan selesai pada tahun 1719.
Di benteng bagian barat daya terdapat di sebelah kiri dan kanan lorong benteng. Di sebelah kiri terdiri dari 7 lokal atau ruangan. Dinding ruangan tersebut dari pasangan batu kali, batu karang, bata dengan mempergunakan perekat campuran kapur, pasir dan tepung bata. Disamping ruangan tersebut terdapat juga ruangan yang teretak di bawah kaki kura-kura barat daya, yaitu rungan penjara bawah tanah, yang terdiri dari tiga ruangan yang keadaanya sangat gelap.
7. Penjara bawah tanah Benteng Rotterdam, Makassar.

Fort Rotterdam adalah benteng peninggalan kerajaan Gowa yang dibangun tahun 1545, terletak di pinggir pantai, sebelah barat kota Makassar. Bangunan dan taman-taman ini masih terawat dengan baik. Di sini ada penjara bawah tanah tempat Pangeran Diponegoro dipenjara dan di dekat pintu masuk benteng ini terdapat patung salah satu raja Gowa yang terkenal Sultan Hassanudin.
6. Penjara Kalisosok, Surabaya

Kalisosok adalah sebuah daerah di Surabaya Utara, dekat dengan Kembang Jepun dan Rajawali. Di Kalisosok ini, berdiri sebuah penjara tua dari jaman penjajahan Belanda yang kerap digunakan untuk menyiksa para pejuang kemerdekaan Indonesia. Dahulu, Kalisosok terkenal dengan keangkeran dan seramnya tempat ini. Saat ini, selepas masa kemerdekaan Indonesia, penjara tersebut sudah mulai memudar pamornya. Kalisosok banyak menampung para narapidana politik dan kelas berat, terutama jika dikaitkan dengan situasi politik dalam negeri Indonesia pada tahun 1960-1970 an yang sedang panas-panasnya. Kisah penjara kalisosok tak lepas dari kisah penjara bawah tanahnya.
5. Penjara Sukamiskin, Bandung

Merupakan salah satu penjara yang pernah mengurung Bung Karno. Penjara Sukamiskin, merupakan peninggalan pemerintah Belanda. Penjara tersebut dibangun pada 1918 dan baru berfungsi pada 1924. Dalam penjara terdapat 552 sel. Saat ini, penjara dihuni sekitar 480 narapidana. Bangunan asli khas Belanda, kental terlihat di Penjara Sukamiskin. Bahkan, ruang bawah tanah yang dipakai untuk penjahat berbahaya masih tetap dipelihara oleh petugas. Sayangnya, penjara bawah tanah tersebut tertutup untuk umum. Penjara bawah tanah tidak dipergunakan lagi. Sejak 1945, penjara bawah tanah sudah ditutup. Ruangan tersebut kini dipakai sebagai gudang penyimpanan.
4. Gedung Polwiltabes Surabaya

Gedung ini telah direstorasi pada saat Irjen Pol Anang Iskandar menjadi Kapolwitabes Surabaya 2007 lalu. Gedung utama menjadi utuh lagi. Bunker untuk penjara bawah tanah dibuka lagi meskipun tidak lagi dihuni.
Gedung utama ini memiliki empat ruangan utama. Semua ruangan itu termasuk kusen pintunya tidak ada yang berubah. Sekarang Kapolwil, Wakapolwil dan sejumlah kabag menempati gedung ini. termasuk ada ruang rapat dan lobi yang langit langitnya tinggi. Di bawahnya ada penjara bawah tanah yang tingginya satu meter. Pintu masuknya ada dua, namun sekarang yang terlihat hanya satu di sisi utara.
3. Gedung Merdeka, Bandung

Gedung Merdeka di jalan Asia-Afrika, Bandung, Indonesia, adalah gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika tahun 1955. Pada saat ini digunakan sebagai museum.
Pada usianya yang lebih dari satu abad, gedung ini masih menyimpan banyak cerita. Selain ruangan bawah tanahnya yang penuh tanda tanya, termasuk penjara bawah tanahnya. Satu terowongan bawah tanah di sekitar ruangan bawah tanah itu juga disinyalir menghubungkan Gedung Merdeka dengan gedung tua lainnya.
Jalan masuk ke ruang bawah tanah di Gedung Merdeka dapat diakses dari pinggir gedung itu, tepatnya dari Jl. Cikapundung Timur. Pintu masuk ruangan bawah tanah berada di depan gedung yang dulunya berfungsi sebagai Perpustakaan Daerah Jawa Barat. Jika tidak saksama, pintu masuk ke ruang bawah tanah tidak akan terlihat. Namun, jika diperhatikan, lorong menurun selebar satu meter dan tinggi sekitar dua meter.
2. Museum Fatahillah, Jakarta

Museum Fatahillah yang juga dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi.
Gedung ini dulu adalah Stadhuis atau Balai Kota, yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jenderal Johan Van Hoorn. Bangunan balaikota itu serupa dengan Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.
1. Gedung Lawang Sewu, Semarang

Gedung yang sudah sangat terkenal dengan wisata angkernya ini berada di Semarang. Merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelmina Plein.
Pada masa penjajahan Jepang, Ruangan bawah tanah gedung ini dirubah menjadi Penjara bawah tanah atau dikenal sebagai Penjara Jongkok, hal ini karena penjara ini memiliki luas ruangan yang sempit dengan atap yang rendah.
Penjara bawah tanah Lawang Sewu ini sering dijadikan sebagai tempat eksekusi para pemuda Indonesia yang melakukan perlawanan terhadap Jepang dan jasad-jasad mereka dibuang ke kali yang terletak di sebelah gedung ini. Saksi bisu perlawanan bangsa Indonesia ketika penjajahan Jepang.
Artikel ini diAmbil Dari => http://haxims.blogspot.com/

Benteng megah di tengah Kota Bengawan ini, sekarang tinggal seonggok bangunan yang tak berharga dan ditumbuhi rumput ilalang yang lebat. Dalam konteks morfologi perkotaan, benteng itu memiliki peranan penting yakni pusat hubungan Solo-Semarang. Kota Solo dalam periode XVIII-XIX, sebagai pusat perdagangan dan ditandai perkembangan kota kolonial. Uniknya, perkembangan ini tercipta dalam nuansa kekuasaan tradisionalistik Kerajaan Kasunanan Surakarta.
Di tempat itu, kekuatan pasukan Belanda dipusatkan. Konon, juga ada semacam bungker bawah tanah yang cukup luas di bawah benteng. Bungker tersebut digunakan untuk penjara para tawanan. Hal itulah yang membuat tempat tersebut tak dimungkinkan jika dijadikan bangunan bertingkat.
9. Penjara Bawah tanah Benteng Pendem, Cilacap.

Siapa sangka di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, seperti Cilacap menyimpan sebuah benteng yang sangat unik. Benteng itu bernama Benteng Pendem (Kusbatterij Op De lantong Te Tjilatjap) yang dulunya di tahun 1861 merupakan benteng pertahanan tentara Hindia Belanda saat menghadapi bangsa Indonesia.
Benteng di pesisir pantai Teluk Penyu ini menempati area seluas 6,5 hektare dengan beragam fasilitas wisata, seperti benteng, terowongan, landasan meriam, penjara bawah tanah, barak, ruang dapur, ruang senjata, jembatan kolam, gardu pos yang berisi peta strategi Belanda, kolam pemancingan, tempat istirahat, gazebo, ayunan dan sejumlah patung dinosaurus.
8. Penjara bawah tanah Benteng Malborough, Bengkulu.

Benteng Marlborough merupakan salah satu objek wisata sejarah yang terdapat di Kota Bengkulu. Objek wisata Benteng Marlborough terletak di Kelurahan Kampung Cina, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Benteng ini menjadi pusat kedudukan tentara Inggris di Bengkulu. Benteng berbentuk segi-empat dengan ukuran panjang 240 meter dan lebar 170 meter. Benteng ini didirikan oleh The Britsh East India Company pada tahun 1713 dan selesai pada tahun 1719.
Di benteng bagian barat daya terdapat di sebelah kiri dan kanan lorong benteng. Di sebelah kiri terdiri dari 7 lokal atau ruangan. Dinding ruangan tersebut dari pasangan batu kali, batu karang, bata dengan mempergunakan perekat campuran kapur, pasir dan tepung bata. Disamping ruangan tersebut terdapat juga ruangan yang teretak di bawah kaki kura-kura barat daya, yaitu rungan penjara bawah tanah, yang terdiri dari tiga ruangan yang keadaanya sangat gelap.
7. Penjara bawah tanah Benteng Rotterdam, Makassar.
Fort Rotterdam adalah benteng peninggalan kerajaan Gowa yang dibangun tahun 1545, terletak di pinggir pantai, sebelah barat kota Makassar. Bangunan dan taman-taman ini masih terawat dengan baik. Di sini ada penjara bawah tanah tempat Pangeran Diponegoro dipenjara dan di dekat pintu masuk benteng ini terdapat patung salah satu raja Gowa yang terkenal Sultan Hassanudin.
6. Penjara Kalisosok, Surabaya

Kalisosok adalah sebuah daerah di Surabaya Utara, dekat dengan Kembang Jepun dan Rajawali. Di Kalisosok ini, berdiri sebuah penjara tua dari jaman penjajahan Belanda yang kerap digunakan untuk menyiksa para pejuang kemerdekaan Indonesia. Dahulu, Kalisosok terkenal dengan keangkeran dan seramnya tempat ini. Saat ini, selepas masa kemerdekaan Indonesia, penjara tersebut sudah mulai memudar pamornya. Kalisosok banyak menampung para narapidana politik dan kelas berat, terutama jika dikaitkan dengan situasi politik dalam negeri Indonesia pada tahun 1960-1970 an yang sedang panas-panasnya. Kisah penjara kalisosok tak lepas dari kisah penjara bawah tanahnya.
5. Penjara Sukamiskin, Bandung

Merupakan salah satu penjara yang pernah mengurung Bung Karno. Penjara Sukamiskin, merupakan peninggalan pemerintah Belanda. Penjara tersebut dibangun pada 1918 dan baru berfungsi pada 1924. Dalam penjara terdapat 552 sel. Saat ini, penjara dihuni sekitar 480 narapidana. Bangunan asli khas Belanda, kental terlihat di Penjara Sukamiskin. Bahkan, ruang bawah tanah yang dipakai untuk penjahat berbahaya masih tetap dipelihara oleh petugas. Sayangnya, penjara bawah tanah tersebut tertutup untuk umum. Penjara bawah tanah tidak dipergunakan lagi. Sejak 1945, penjara bawah tanah sudah ditutup. Ruangan tersebut kini dipakai sebagai gudang penyimpanan.
4. Gedung Polwiltabes Surabaya

Gedung ini telah direstorasi pada saat Irjen Pol Anang Iskandar menjadi Kapolwitabes Surabaya 2007 lalu. Gedung utama menjadi utuh lagi. Bunker untuk penjara bawah tanah dibuka lagi meskipun tidak lagi dihuni.
Gedung utama ini memiliki empat ruangan utama. Semua ruangan itu termasuk kusen pintunya tidak ada yang berubah. Sekarang Kapolwil, Wakapolwil dan sejumlah kabag menempati gedung ini. termasuk ada ruang rapat dan lobi yang langit langitnya tinggi. Di bawahnya ada penjara bawah tanah yang tingginya satu meter. Pintu masuknya ada dua, namun sekarang yang terlihat hanya satu di sisi utara.
3. Gedung Merdeka, Bandung

Gedung Merdeka di jalan Asia-Afrika, Bandung, Indonesia, adalah gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika tahun 1955. Pada saat ini digunakan sebagai museum.
Pada usianya yang lebih dari satu abad, gedung ini masih menyimpan banyak cerita. Selain ruangan bawah tanahnya yang penuh tanda tanya, termasuk penjara bawah tanahnya. Satu terowongan bawah tanah di sekitar ruangan bawah tanah itu juga disinyalir menghubungkan Gedung Merdeka dengan gedung tua lainnya.
Jalan masuk ke ruang bawah tanah di Gedung Merdeka dapat diakses dari pinggir gedung itu, tepatnya dari Jl. Cikapundung Timur. Pintu masuk ruangan bawah tanah berada di depan gedung yang dulunya berfungsi sebagai Perpustakaan Daerah Jawa Barat. Jika tidak saksama, pintu masuk ke ruang bawah tanah tidak akan terlihat. Namun, jika diperhatikan, lorong menurun selebar satu meter dan tinggi sekitar dua meter.
2. Museum Fatahillah, Jakarta
Museum Fatahillah yang juga dikenal sebagai Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia adalah sebuah museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat dengan luas lebih dari 1.300 meter persegi.
Gedung ini dulu adalah Stadhuis atau Balai Kota, yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jenderal Johan Van Hoorn. Bangunan balaikota itu serupa dengan Istana Dam di Amsterdam, terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada tanggal 30 Maret 1974, gedung ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.
1. Gedung Lawang Sewu, Semarang
Gedung yang sudah sangat terkenal dengan wisata angkernya ini berada di Semarang. Merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelmina Plein.
Pada masa penjajahan Jepang, Ruangan bawah tanah gedung ini dirubah menjadi Penjara bawah tanah atau dikenal sebagai Penjara Jongkok, hal ini karena penjara ini memiliki luas ruangan yang sempit dengan atap yang rendah.
Penjara bawah tanah Lawang Sewu ini sering dijadikan sebagai tempat eksekusi para pemuda Indonesia yang melakukan perlawanan terhadap Jepang dan jasad-jasad mereka dibuang ke kali yang terletak di sebelah gedung ini. Saksi bisu perlawanan bangsa Indonesia ketika penjajahan Jepang.
Artikel ini diAmbil Dari => http://haxims.blogspot.com/
Saat itu, orang “dipaksa” berkeringat dan rajin berolahraga, supaya lebih sehat dan tidak kedinginan. Tetapi di negara tropis, tanpa olahraga pun, tubuh sudah berkeringat. Dalam keadaan berkeringat badan pun terasa tidak nyaman, bahkan bisa menyebabkan jatuh sakit.
Salah satu penyakit yang dapat datang akibat kebanyakan keringat adalah pneumonia. Pneumonia (long ontsteking, radang paru-paru atau paru-paru basah) dewasa ini begitu populer, karena sering muncul sebagai komplikasi penyebab kematian pada penderita flu burung.
Pneumonia juga menjadi pemicu komplikasi dan penyebab kematian dari penyakit campak dan influenza, terutama pada anak anak. Terjadinya pneumonia sebagai komplikasi dan penyebab kematian penyakit lain ini sebenarnya dapat dicegah, jika tubuh tidak terganggu dalam menjalankan salah satu tugas pentingnya.
Tugas penting itu ialah pekerjaan yang biasa dilakukan sel-sel yang melapisi bagian dalam saluran pernapasan. Tiap sel mempunyai kira-kira 200 silia (sejenis rambut yang sangat halus) dan mengeluarkan cairan encer di permukaannya. Silia itu bergerak secara teratur 10 – 20 kali per detik tanpa henti, menyapu cairan dengan kecepatan 1 cm per menit menuju tenggorokan, untuk kemudian tanpa disadari ditelan.
Normalnya, debu, kuman, asap, dan sejenisnya akan melekat pada cairan, lalu disapu bersih dari saluran pernapasan. Selain itu, cairan tersebut juga menjaga agar saluran napas selalu basah.
Nah, terlalu banyak mengeluarkan keringat, akan menyebabkan cairan itu menjadi kering dan lengket, sehingga tidak dapat dialirkan dan mengumpul menjadi dahak, plus menyumbat saluran napas. Saluran napas yang tersumbat menyebabkan sesak napas dan batuk. Lalu, berkembangbiaknya kuman-kuman dapat menyebabkan penyakit bronkhitis dan paru-paru basah.
Untuk penyembuhan jangka pendek bisa dengan mengencerkan dan mengeluarkan dahak menggunakan alat dan obat, atau biasa dikenal dengan “inhalasi uap”. Masalahnya, sampai kapan dahak akan terus diencerkan dan disedot lewat inhalasi ?
Ada cara yang lebih rasional dan bersifat jangka panjang, fisiologis dan mudah, yakni dengan mencegah keluarnya keringat secara berlebihan. Minum banyak pun akan sia-sia, kalau ruangannya masih pengap, karena akan keluar lagi melalui keringat. Maklum, udara di negara tropis sangat lembab (banyak mengandung uap air) sehingga kita sangat mudah berkeringat.
Uap air yang keluar ketika mengeluarkan napas mencapai 11 kali lebih banyak dibandingkan dengan udara yang dihisap ketika menarik napas. Jadi, dalam ruangan yang ventilasinya kurang, udara akan makin bertambab lembab, bertambah Co2 dan berkurang oksigennya, sehingga badan menjadi sangat lemah, penyakit pun merajalela.
Untuk mengatasinya, ruangan tidak ber-AC haruslah selalu terbuka agar udara segar dari luar bisa masuk. Kipas angin tidak ada gunanya kalau tidak ada udara segar dari luar yang masuk ke dalam ruangan.
Hindari asap rokok yang mengandung banyak monoksida yang tidak dapat dibersihkan oleh AC dan mengalahkan oksigen masuk ke dalam sel darah.
sumber : http://www.adipedia.com/




